Minggu, 12 Februari 2017

LAPORAN PRAKTIKUM
SISTEM DIGITAL
gelombang 5



 


disusun oleh :
        • RAKA RAYNALDI WIDODO           (5.15.04.11.0.099)
        • MUHAMMAD SAMSUL HUDA       (5.15.04.11.0.091)
        • MOCHAMAD DARWIS                     (5.15.04.11.0.070)
        • AGUS FERI AL AIKA                        (5.15.04.11.0.007)


PRODI TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS ISLAM MAJAPAHIT

2017




KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadiran ALLAH SWT ,Yang telah melimpahkan karunianya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik.
Makalah ini kami buat untuk memenuhi tugas PRAKTIKUM RANGKAIAN DIGITAL yang tujuannya untuk mengetahui sejauh mana tingkat pemahaman kami mengenai pembelajaran tentang materi yang ada di mata pelajaran PRAKTIKUM RANGKAIAN DIGITAL, yang khususnya dalam MERANGKAI RANGKAIAN DIGITAL.
Dalam penulisan makalah ini, tentunya masih terdapat kesalahan-kesalahan baik dari segi bahasa, penulisan ataupun pengertian. Hal ini karena kami masih membutukan saran dan kritikan dari pembaca yang dapat membantu kami untuk menyempurnakan makalah ini. Dan kami berharap dengan adanya makalah ini dapat membawa manfaat bagi kami dan bagi pembaca sekalian.
Atas perhatianya kami mengucapkan terima kasih.









Mojokerto,11 Februari 2017


            TIM PENYUSUN      



DASAR TEORI
Gerbang Logika
Gerbang Logika adalah rangkaian dengan satu atau lebih dari satu sinyal masukan tetapi hanya menghasilkan satu sinyal berupa tegangan tinggi (Logika tinggi [1]) atau tegangan rendah (Logika rendah [0]). Dikarenakan analisis gerbang logika dilakukan dengan Aljabar Boolean maka gerbang logika sering juga disebut Rangkaian logika.
Gerbang logika merupakan dasar pembentukan sistem digital. Gerbang logika beroperasi dengan bilangan biner, sehingga disebut juga gerbang logika biner. Tegangan yang digunakan dalam gerbang logika adalah tinggi atau rendah. Tegangan tinggi berarti 1(LED menyala), sedangkan tegangan rendah berarti 0 (LED padam). Rangkaian logika sering kita temukan dalam sirkuit digital (Integrated Circuit) yang diimplemetasikan secara elekrtonik dengan menggunakan dioda atau transistor.
Ada banyak jenis gerbang logika; seperti AND, OR dan NOT, yang biasanya disebut tiga gerbang dasar. Gerbang populer lainnya adalah NAND dan gerbang NOR; yang hanya kombinasi AND atau gerbang OR dengan gerbang NOT dimasukkan sebelum sinyal keluaran.
Menggunakan kombinasi gerbang logika, operasi yang kompleks dapat dilakukan. Secara teori, tidak ada batasan untuk jumlah gerbang yang dapat tersusun bersama dalam satu perangkat. Tapi dalam prakteknya, ada batasan untuk jumlah gerbang yang dapat dikemas ke dalam ruang fisik yang diberikan. Array gerbang logika ditemukan dalam sirkuit digital terintegrasi (IC). Sebagai kemajuan teknologi IC, volume fisik yang diperlukan untuk setiap penurunan gerbang logika individu dan perangkat digital dengan ukuran yang sama atau lebih kecil menjadi mampu melakukan operasi yang terus lebih-rumit pada kecepatan yang terus meningkat.

GERBANG OR (OR GATE)

Gerbang OR menggunakan 2 atau lebih Input untuk menghasilkan hanya 1 Output. Gerbang OR akan menghasilkan Output 1 jika salah satu dari Masukan (Input) bernilai Logika 1 dan jika ingin menghasilkan Output Logika 0, maka semua Masukan (Input) harus bernilai Logika 0.

GERBANG AND (AND GATE)

            Gerbang AND menggunakan 2 atau lebih Input untuk menghasilkan hanya 1 Output. Gerbang AND akan menghasilkan Output Logika 1 jika semua Input bernilai Logika 1 dan akan menghasilkan Output Logika 0 jika salah satu dari Input bernilai Logika 0.

GERBANG NOT (NOT GATE)

            Gerbang NOT hanya memerlukan sebuah Masukan (Input) untuk menghasilkan hanya 1 Output. Gerbang NOT disebut juga dengan Inverter atau Pembalik karena menghasilkan Output yang berlawanan atau kebalikan dengan Masukannya. Berarti jika kita ingin mendapatkan Output dengan nilai Logika 0 maka Inputnya harus bernilai Logika 1.

GERBANG NAND (NAND GATE)

          Arti NAND adalah NOT AND atau BUKAN AND, Gerbang NAND merupakan gabungan dari Gerbang AND dan Gerbang NOT yang akan menghasilkan kebalikan dari Output Gerbang AND. 

GERBANG NOR (NOR GATE)

          Arti NOR adalah NOT OR atau BUKAN OR, Gerbang NOR merupakan gabungan dari Gerbang OR dan Gerbang NOT yang akan menghasilkan kebalikan dari Output Gerbang OR.

GERBANG X-OR (X-OR GATE)

            X-OR adalah singkatan dari Exclusive OR yang terdiri dari 2 Input dan 1 Output Logika. Gerbang X-OR akan menghasilkan Output Logika 1 jika semua Input mempunyai nilai Logika yang berbeda.

Data Tabel Kebenaran

 Rangkain Gerbang OR dengan IC 7432
INPUT
OUTPUT
A
B
Y
0
0
0
0
1
1
1
0
1
1
1
1
 Rangkain Gerbang AND dengan IC 7408
INPUT
OUTPUT
A
B
Y
0
0
0
0
1
0
1
0
0
1
1
1
 Rangkaian Gerbang NOT dengan IC 7404
INPUT
OUTPUT
A
Y
0
1
1
0
 Rangkaian Gerbang NOR dengan IC 7402
INPUT
OUTPUT
A
B
Y
0
0
1
0
1
0
1
0
0
1
1
0
 Rangkaian Gerbang NAND dengan IC 7400
INPUT
OUTPUT
A
B
Y
0
0
1
0
1
1
1
0
1
1
1
0

IC (Integrated Circuit)
Integrated Circuit (IC) adalah suatu komponen elektronik yang dibuat dari bahan semi conductor, dimana IC merupakan gabungan dari beberapa komponen seperti Resistor, Kapasitor, Dioda dan Transistor yang telah terintegrasi menjadi sebuah rangkaian berbentuk chip kecil, IC digunakan untuk beberapa keperluan pembuatan peralatan elektronik agar mudah dirangkai menjadi peralatan yang berukuran relatif kecil. Sebelum adanya IC, hampir seluruh peralatan elektronik dibuat dari satuan-satuan komponen (individual) yang dihubungkan satu sama lainnya menggunakan kawat atau kabel, sehingga tampak mempunyai ukuran besar serta tidak praktis. Teknik pembuatan IC sama dengan pembuatan transistor, karena IC memang perkembangan dari transistor. IC dapat diklasifikasikan menurut apliksasinya, yaitu IC digital dan IC analog. Di dalam IC digital terdapat rangkaian jenis saklar (on/ off), sedangkan IC analog berisi rangkaian jenis penguatan.

Project Board
Project Board atau yang sering disebut sebagai BreadBoard adalah dasar konstruksi sebuah sirkuit elektronik dan merupakan prototipe dari suatu rangkaian elektronik. Di zaman modern istilah ini sering digunakan untuk merujuk pada jenis tertentu dari papan tempat merangkai komponen, dimana papan ini tidak memerlukan proses menyolder ( langsung tancap ).
Power Supply
            Power supply adalah perangkat keras berupa kotak yang isinya merupakan kabel-kabel untuk menyalurkan tegangan ke dalam perangkat keras lainnya. Perangkat keras ini biasanya terpasang di bagian belakang (di dalam) casing komputer. Input power supply berupa arus bolak-balik (AC) sehingga power supply harus mengubah tegangan AC menjadi DC (arus searah). Besarnya listrik yang mampu ditangani power supply ditentukan oleh dayanya dan dihitung dengan satuan Watt.

LED Indikator
            Lampu LED atau kepanjangannya Light Emitting Diode adalah suatu lampu indikator dalam perangkat elektronika yang biasanya memiliki fungsi untuk menunjukkan status dari perangkat elektronika tersebut.

Resistor 220 Ohm
            Resistor merupakan salah satu komponen elektronika yang bersifat pasif dimana komponen ini tidak membutuhan arus listrik untuk berkerja. Resistor memiliki sifat menghambat arus listrik dan resistor sendiri memiliki nilai besaran hambatan yaitu ohm dan dituliskan dengan simbol Ω.



PERCOBAAN


BAB III
PERCOBAAN
1 Alat dan Bahan
            1. Project Board
            2. Power Supply
            3. IC TTL 7432, IC TTL 7408, IC TTL 7404, IC TTL 7402, IC TTL 7400
            4. LED Indikator
            5. Resistor 220 ohm
            6. Kabel Jumper
2 Percobaan 1 (Gerbang OR)
2.1) 2 Inputan

A = 1     B= 1

A=0             B= 0

A= 1    B = 0

A= 0    B = 1













2.2)  3 Inputan
A= 1    B = 1     C = 1

A= 0    B = 0     C = 0

A= 0    B = 0     C = 1

A= 0    B = 1     C = 0

A= 0    B = 1     C = 1

A= 1    B = 0     C = 0

A= 1    B = 0     C = 1

A= 1    B = 1     C = 0



3. Percobaan di Project Board (Gerbang AND)

3.1) 2 Inputan

A = 1    B = 1 

A = 0    B = 1

A = 0    B = 0

A = 1    B = 0

3.2) 3 Inputan

A= 1    B = 1     C = 1

A= 1    B = 1     C = 0

A= 1    B = 0     C = 0

A= 0    B = 0     C = 0

A= 0    B = 0     C = 1

A= 0    B = 1     C = 1

A= 1    B = 0     C = 1

A= 0    B = 1     C = 0





4. Percobaan di Project Board ( Gerbang NOT)
4.1) 1 Inputan

A = 0

A = 1










4.2)  3 Inputan

A = 0
A = 1










5. Percobaan di Project Board (Gerbang NOR)

5.1) 2 Inputan


A = 0          B = 0

A = 1          B = 0

A = 1          B = 1

A = 0          B = 1

5.1) 3 Inputan


A = 0       B = 0     C = 0

A = 0       B = 0     C = 1

A = 0       B = 0     C = 0

A = 0       B = 1     C = 1

A = 1       B = 0     C = 0

A = 1       B = 0     C = 1

A = 1       B = 1     C = 0

A = 1       B = 1     C = 1




6. Percobaan di Project Board (Gerbang NAND
6.1) 3 Inputan

A = 1       B = 1     C = 1

A = 1       B = 1     C = 0

A = 1       B = 0     C = 1

A = 1       B = 0     C = 0

A = 0       B = 1     C = 1

A = 0       B = 1     C = 0

A = 0       B = 0     C = 0

A = 0       B = 0     C = 1




7. Percobaan di Project Board(Gerbang EX-OR)
7.1)  3 Inputan  
A = 0    B = 0

A = 1    B = 1

A = 0    B = 1

A = 1    B = 0








PENUTUP
Kesimpulan
Dari pembahasan diatas dan dari yang sudah dikerjakan bahwa tugas ini adalah membawa kita untuk mengerti bahwa rangkaian apapun dan sesulit apapun jika sudah mengetahui dasar dari rangkaian yang akan dibuat serta mengerti bagaimana jalannya logikanya pasti akan bisa.
Saran
Demikianlah laporan karya tulis ilmiah yang dapat penulis sampaikan, penulis menyadari bahwa dalam penulisan laporan ini masih banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu kritik dan saran sangat penulis harapkan guna memperbaiki laporan selanjutnya. Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Amin.