Selasa, 06 Desember 2016

Variabel
  • Variabel adalah nama dari suatu lokasi di memori yang digunakan untuk menyimpan data sementara. Variabel diberi nama tertentu yang menunjukkan domain yang diwakilinya. Dalam memberikan nama variabel, ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan yaitu:
  1. Panjang karakter nama variabel tidak dibatasi.
  2. Nama variabel diawali dengan huruf, tanda garis bawah (underscore) atau           tanda dolar ($). Selanjutnya dapat diikuti oleh karakter lain, selain operator (*, -, +).
  3. Bersifat case sensitive (membedakan antara huruf kapital dan huruf kecil).
  4. Tidak diperbolehkan menggunakan kata-kata kunci yang digunakan pada java,   seperti: if, for, while, dll.
  • Data yang tersimpan dalam variabel memiliki tipe tertentu. Sebelum digunakan dalam aplikasi, suatu variabel harus dideklarasikan terlebih dahulu.
  • Data yang tersimpan dalam variabel memiliki tipe tertentu. Sebelum digunakan dalam aplikasi, suatu variabel harus dideklarasikan terlebih dahulu.
  • Syntax: [tipe_data] [nama_variabel]
Tipe Data
  • Karakter
Karakter tunggal, diberikan dengan tipe data char. Data yang memiliki tipe data ini ditulis dengan diapit tanda petik tungal, seperti: ‘A’, ‘S’, ‘?’, dll.
Char berbeda dengan String. String adalah kumpulan dari beberapa karakter. Data yang memiliki tipe data ini ditulis dengan diapit tanda petik ganda.
Contoh:
1
  • Integer
Tipe data integer merupakan bilangan bulat (positif, nol, atau negatif).
Contoh:
2
  • Selain Int, bilangan integer juga dapat memiliki tipe data byte, short atau long yang masing-masing dibedakan oleh panjang memori yang ditempatinya.
  • Byte menempati lokasi sebesar 1 byte.
  • Short menempati lokasi memori sebesar 2 byte
  • Int menempati lokasi memori sebesar 4 byte
  • Long menempati lokasi memori sebesar 8 byte

  • Floating Point
Untuk merepresentasikan data pecahan (bukan integer) dapat digunakan dua macam tipe data, yaitu float atau double. Tipe data float memiliki panjang lokasi penyimpanan sebesar 4 byte sedangkan double sepanjang 8 byte.
Contoh:
3.png
  • Boolean
Tipe data boolean hanya memiliki dua kemungkinan nilai yaitu benar atau salah.
Contoh:
4
Operator
  1. Operator Aritmatik
  2. Operator Relasi
  3. Operator Logika

Operator Aritmetik
  • Operator-operator aritmetik di Java seperti pada umumnya terdiri-dari:
  • penjumlahan (+)
  • pengurangan (-)
  • pembagian (/)
  • perkalian (*)
  • modulo (%).
  • berikut menunjukkan operasi aritmetik untuk nilai A=100 dan B=30
  • 5
  • 6
    • Tunjukkanlah hasil output yang dihasilkan apabila pernyataan pada baris ke-16 diganti dengan:
    • float bagi = A/B;
    • Di samping operator-operator dasar tersebut, ada beberapa cara
    • singkat untuk menuliskan operator aritmetika, seperti:
    • x = x + 1, dapat disingkat menjadi x++
    • x = x – 1, dapat disingkat menjadi x--
    • x = x + 3, dapat disingkat menjadi x+=3
    • x = x – 5, dapat disingkat menjadi x-=7
      • Operator Relasi
      • Operator relasi digunakan dalam ekspresi boolean yang akan menghasilkan nilai boolean guna menentukan langkah eksekusi blok pernyataan tertentu
      • Operator Relasi
      • 8
      • 9
      • 10Operator logika Operator logika digunakan juga dalam ekspresi boolean yang akan menghasilkan nilai boolean guna menentukan langkah eksekusi blok pernyataan tertentu. Beberapa operator logika seperti AND (&&), OR (||) atau NOT (!).
      • 11
      • 12

Tidak ada komentar:

Posting Komentar